Cari

KAMPUS KOPI_CP

Karena Kopi Adalah Tentang Berbagi

Tonton “Kampus Kopi Collective Project with Multimediamaker” di YouTube

Iklan

Bermukim di Cangkir Kopimu

Oleh: Nia Nuro

Aku ingin bermukim
di cangkir kopimu
menjadi ampas, menjadi tetesan kopi
atau menjadi apa saja
Aku hanya ingin tinggal lebih lama
di cangkir kopimu
sampai Kau sendiri sanggup
meneguk habis Aku

Kau tahu, aroma dan tetesan kopi
yang telah sampai di cangkirmu
adalah senyawa kesabaran,
Perjalanan panjang bagi mereka
untuk sampai di cangkirmu
Barangkali kau juga tahu,
kopi-kopi yang kau teguk
telah menjelma obat
bagi duka para pemanggul karung goni
di pasar-pasar, di hutan-hutan,
memanggul nafkah dengan punggungnya
yang telah lama sunyi

Pada setiap perjalanan kopi
menuju cangkir demi cangkir,
Aku hanya ingin menjadi bagian dari kopi itu
dan bermukim di cangkirmu.

2016

Kopi dan Kita

Ada yang menarik menurutku tentang kopi dan kita. Kopi itu adalah tanaman yang sangat terpengaruh oleh lingkungannya ya tentu juga oleh bagaimana dia diperlakukan. Ketika kopi itu diperlakukan tidak baik maka kopipun akan tidak baik rasanya, namun ketika dia sangat diperhatikan dan diperlakukan dengan sepenuh hati sebagaimana sahabat atau bagai keluarga maka akan ada timbal balik yang lebih bagi yang merawatnya.

Tak hanya kopi begitupun alam dan juga kita. Ya, kita. Kita adalah manusia, mahluk berakal sebagai kelebihan yang tidak dimiliki mahluk lain juga tanaman kopi. Kita dibentuk oleh lingkungan, pendidikan, juga perhatian oleh sesama. Jika kita tidak dipelakukan layaknya mahkluk yang hidup yang memiliki akal juga perasaan maka kita akan hilang dari eksistensinya sebagai manusia (mahkluk yang hidup), tak ubahnya robot dan benda mati lainnya. 

Coba kita belajar dari kopi. Dibuat apapun dia jika dengan kemurnian maka akan tetap terasa kopinya. Pun kita jika kita bergerak dan bertindak dengan kemurnian, bahwa kita adalah manusia yang juga memanusiakan manusia lainnya kita akan tetap hidup di kehidupan manusia lainnya, alam akan menyimpan kita pada memorinya, mahkluk lain akan merindukan kehadiran kita.

Ini adalah catatan kecil kami saja bukan mencoba berceramah dan hanya mencoba berbagi kepada siapapun.

Gerobak Seduh, Tempat ‘Ngopi’

Oleh : Arif Mok

Ngopi, merupakan suatu kata kerja, meminum kopi. Kegiatan ini sudah menjadi budaya sekaligus gaya hidup dari zaman penidasan dahulu yang dilakukan VOC –kebetulan kopi datang ke Indoneia berkat adanya VOC-, hingga sampai sekarang, entah zaman apa sekarang, yang pasti ngopi masih ada dan terus mem-booming.
Antara budaya dan gaya hidup, apa yang membedakan? Continue reading “Gerobak Seduh, Tempat ‘Ngopi’”

Yuk, Simpan Biji Kopinya Dengan Baik

Bagaimana cara menyimpan biji kopi yang baik dan benar sih ? hey, Para pecinta kopi biasanya tidak puas dengan hanya menyimpan kopi bubuk di rumah. Mereka biasanya kerap memilih menyimpan biji kopi untuk digiling sendiri, sehingga bisa menikmati kopi segar di rumah. Akan tetapi, keliru menyimpan biji kopi bisa memengaruhi rasa dan kualitasnya. Idealnya, biji kopi harus disimpan sedemikian rupa sehingga terlindung dari paparan langsung oksigen, kelembaban, dan sorotan cahaya atau panas berlebihan. Kenapa sih ribet banget ?Tujuannya adalah menjaga rasa kopi agar tetap optimal dan beraroma segar seperti baru dipanggang. Mau kopi kesukaanmu yang masih banyak ternyata tidak fresh lagi ? Continue reading “Yuk, Simpan Biji Kopinya Dengan Baik”

Sekapur Sirih

Sebuah konsep bermula ketika beberapa anak muda yang doyan sama kopi dan ngobrol tentang ini dan itu, bercanda dan serius, hingga konspirasi-konspirasi kecil yang terjadi di kampus biru jalan Pemuda no 32 Kota Cirebon.

Awalnya kita biasa meminum kopi instan dari warung kantin kampus (sampe sekarang juga masih sih kalo lagi mepet tapi yg ga two in one) kemudian beberapa kali mendapat kiriman kopi bubuk dari kawan di tanah minang – Padang. Mencobanya dari dengan gula pasir sampe gula jawa, pake susu kenal putih sampai yang coklat. Hingga ada sebuah kesempatan datang ke jakarta di acara peluncuran buku tentang seorang tokoh pergerakan kemerdekaan yang hanya sedikit dari kita yang tau (Djohan Sjahroezah). Datang ke sebuah Pusat Belanja milik kementerian UMKM dan menemukan banyak Kopi dari banyak daerah dan langsung membeli beberapa jenis.

Continue reading “Sekapur Sirih”

WordPress.com.

Atas ↑